Tampilkan postingan dengan label HIKMAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HIKMAH. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Juni 2015

HARI INI KAU MENYAKITIKU




Ada sebuah kisah  tentang sepasang suami istri yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Di tengah perjalanan, mereka bertengkar dan suaminya menghardik istrinya dengan sangat keras. Istri yang kena hardik, merasa sakit hati, tapi tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir : 

"HARI INI SUAMIKU MENYAKITI HATIKU"

Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis dimana mereka memutuskan untuk mandi. Si Istri, mencoba berenang namun nyaris tenggelam dan berhasil diselamatkan suaminya. Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya hilang dia menulis di sebuah batu : 
 "HARI INI SUAMIKU YANG BAIK MENYELAMATKAN NYAWAKU"


Suami bertanya  : “Kenapa setelah aku melukai hatimu, kamu menulisnya di atas pasir dan sekarang kamu menulis di atas batu ?”

Istrinya sambil tersenyum menjawab : 
“Ketika hal buruk terjadi, kita harus menulisnya di atas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan itu dan aku bisa melupakannya... 
Dan bila sesuatu yang baik dan luar biasa diperbuat suamiku, aku harus memahatnya di atas batu hatiku, agar tidak bisa hilang tertiup angin, waktu dan akan kuingat selamanya."

Sahabat...,
Dalam menjalani hidup ini tak jarang timbul perbedaan pendapat, yang pada akhirnya menjadi penyulut konflik karena adanya sudut pandang yang berbeda. Terkadang malah sangat menyakitkan, oleh karenanya cobalah untuk saling memaafkan dan melupakan masalah yang telah lalu...
Pelajaran dari kisah di atas adalah,

"Belajarlah untuk selalu BISA MENULIS DI ATAS PASIR untuk semua hal yang MENYAKITKAN dan selalu MENGUKIR DI ATAS BATU untuk semua hal yang bersifat KEBAIKAN ...."

Semoga kita semua mengerti betapa berharganya keutuhan sebuah "KELUARGA”.
 Salam penuh cinta,
~abie sabiella~

Selasa, 19 November 2013

"Sahabat syurga"




Apabila penghuni Syurga telah masuk ke dalam Syurga, lalu mereka tidak menemukan sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu sewaktu di dunia. 

Mereka pun bertanya tentang sahabat mereka kepada Allah: 

"Yaa Rabb.. 
Kami tidak melihat sahabat-sahabat kami yang sewaktu di dunia sholat bersama kami, puasa bersama kami dan berjuang bersama kami." 

Maka Allah berfirman: 

"Pergilah kamu ke Neraka, lalu keluarkanlah sahabat-sahabatmu yang di hatinya ada iman walaupun hanya sebesar zarah" 
(HR. Ibnul Mubarak dalam kitab "Az-Zuhd"). 

Al-Hasan Al-Basri berkata: 

"Perbanyaklah sahabat-sahabat mukminmu, karena mereka memiliki Syafa'at pada hari Kiamat nanti". 

Ibnul Jauzi pernah berpesan kepada sahabat-sahabatnya sambil menangis: 

"Jika kalian tidak menemukanku nanti di Syurga bersama kalian, maka tolonglah bertanya kepada Allah tentang aku: 
Wahai Rabb Kami.. 
Hamba-Mu si fulan, sewaktu di dunia selalu mengingatkan kami tentang ENGKAU.. 
Maka masukkanlah dia bersama kami di Syurga-Mu" 

SAHABATKU... 
Mudah-mudahan dengan ini, aku telah mengingatkanmu tentang Allah... 

Agar aku dapat besertamu kelak di Syurga & Ridho-Nya... 

آمين يَا رَبَّ الْعَالَمِــــــــــيْنَ 
Ya Allah... 
Aku Memohon kepada-Mu... 
Karuniakanlah kepadaku sahabat-sahabat yang selalu mengajakku untuk tunduk patuh dan taat Kepada Syariat-Mu... 

Kekalkanlah persahabatan kami hingga kami bertemu di akhirat kelak... 

آميــــــــــــــــــــن 

Oleh karena itu...
Carilah sebanyak mungkin sahabat yang baik yang menunjukkan jalan-jalan ke Syurga dan jalan-jalan kebaikan. 

WAHAI SAHABATKU...

JANGAN LUPA BERTANYA TENTANGKU... 
JIKA AKU TIADA DI SYURGA NANTI...

Selasa, 16 Juli 2013

"Yang Cantik untuk yang paling bertaqwa"


Suatu ketika Imam hasan al bashri di datangi seseorang, diamana dia adalah ayah dari seorang gadis yang sangat cantik.

Lelaki itu bertanya kepada sang Imam, "wahai Imam, aku mempunyai seorang putri yang sangat cantik, dan banyak sudah lelaki yang mencoba untuk meminangnya, diantara mereka ada anak orang kaya, anak pejabat dan anak seorang hakim, lalu kepada siapa aku harus kawinkan putriku...?"

Imam Hasan al Bashri menjawab,"Kawinkan ia dengan yang paling bertaqwa diantara mereka. Karena, jika dia mencintai putrimu, dia akan memuliakan putrimu, andai dia tidak mencintainya, dia tidak akan mendzaliminya."

SUBHANALLAH...

Dan tujuan puasa adalah untuk menghasilkan pribadi - pribadi yang bertaqwa...