Senin, 14 November 2011

Jangan Bersedih ya dek...




Assalamualaikum kaka’…

Alaikumussalam warahmatullah, ada apa dek…

Ka’…, aku bingung, aku sangat gelisah, aku nggak tau harus melangkah kemana, aku nggak ngerti dengan tujuan hidupku, pokoknya aku bingung, aku kehilangan motivasi hidup dan aku telah kehilangan semangat untuk menjalani hari hariku…


Aku ingin berteriak sekencang – kencangnya, dan aku pergi sejauh – jauhnya, ke sebuah tempat yang dimana di tempat itu aku tak ingin berjumpa dengan orang – orang yang pernah aku jumpai…
Gimana  aku ini ka’…???

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Wahai hamba yang telah Allah ciptakan dengan sebuah kesempurnaan…, Jangan bersedih dan jangan pula berputus asa,

"Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum
yang kafir." (QS 12:87)

Jangan bersedih, bukankah kesedihan yang dulu pernah kamu ratapi  tidak memberi manfaat apapun…
Jangan bersedih, sebab bila kamu bersedih gara-gara satu musibah, maka musibah yang kamu alami itu akan terasa  lebih berat...

Jangan bersedih, sebab kesedihan hanya akan membuat air yang segar terasa pahit, dan setangkai melati yang elok   tampak seperti sebongkok labu, taman yang rimbun tampak seperti gurun pasir yang gersang, dan indahnya  dunia  terasa seperti  penjara yang pengap.

Adekqu…
Jangan bersedih! Kalau memang kamu tak sengaja telah berbuat dosa, cepatlah bertaubat; kalau kamu telah melakukan kemaksiatan, mintalah ampunan-Nya; dan kalau kamu telah melakukan satu kesalahan, perbaikilah kesalahan itu. Bagaimanapun, rahmat dan kasih sayang Allah tak terhingga luasnya, pintu ampunan-Nya selalu terbuka dan ampunan-Nya senantiasa melimpah ruah.

Dek…
Jangan bersedih, karena kesedihan hanya akan menyebabkan syaraf cepat letih, jiwa mudah terguncang, hati menjadi lemah dan pikiran menjadi tak terarah.

Adekqu…
Jangan bersedih karena kehilangan seorang kekasih hati, sebab  kamu bukan satu-satunya orang yang kehilangan seorang kekasih. 

Jangan bersedih, karena kamu masih memiliki dua mata, dua telinga, dua bibir, dua tangan dan dua kaki, lidah dan hati. kamu masih memiliki kedamaian, keamanan dan kesehatan.

Maka, nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan” (QS. Ar-Rahman: 13)

Jangan bersedih, karena kamu masih memiliki ad - Dien yang kamu yakini, masih bias menghirup udara dengan bebas, masih mampu merasakan nikmatnya makanan, masih bisa berpakaian yang layak, dan yang pasti masih punya teman dan sahabat  tempat kamu berbagi 

Ketahuilah dek…

"Kalian SUNGGUH-SUNGGUH AKAN DIUJI terhadap HARTA kalian dan DIRI_DIRI kalian. Dan (juga) kalian sungguh-sungguh akan mendengar dari org-org yg diberi kitab sebelum kalian dan dari org-org yg mempersekutukan Allah (syirik dgn sesuatu hal), gangguan yg banyak yg menyakitkan hati.. (QS. 3:186)

"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kalian, degan SEDIKIT ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. (QS. 2:155)

"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:"Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?" (QS. 29:2)

Saat mentafsirkan ayat tersebut, Ibnu Katsir rahimahullah berkata : “istifham inkar (bentuk pertanyaan yg memiliki makna pengingkaran). Artinya Allah Subhanahu wata’ala PASTI MENGUJI hamba-hambaNya yg beriman sesuai iman yg ada pd diri mereka”.
Adanya ujian, pertanda masih ada setitik Iman di dada-mu…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar