Rabu, 18 Januari 2012

Proses Kematian dan Hancurnya Tubuh Kita!



Sesaat sebelum mati, detak jantung Anda mulai berhenti, nafas tertahan dan badan bergetar. Anda merasa dingin di telinga. Darah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi. Inilah yg disebut saat sakaratul maut.

>0 Menit
Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen.

>1 Menit
Darah berubah warna dan otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.

>3 Menit
Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir.

>4 – 5 Menit
Pupil mata membesar dan berselaput. Bola mata mengkerut krn kehilangan tekanan darah.

>7 – 9 Menit
Penghubung ke otak mulai mati.

>1 – 4 Jam
Rigor Mortis (fase dimana keseluruhan otot di tubuh menjadi kaku) membuat otot kaku n rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati.

>4 – 6 Jam
Rigor Mortis terus beraksi. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam.

>6 Jam
Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan.

>8 Jam
Suhu tubuh langsung menurun drastis.

>24 – 72 Jam
Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri.

>36 – 48 Jam
Rigor Mortis berhenti, tubuh anda selentur penari balerina.

>3 – 5 Hari
Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung.

>8 – 10 Hari
Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah.

>Beberapa Minggu
Rambut, kuku dan gigi dengan mudahnya terlepas.

>Satu Bulan
Kulit Anda mulai mencair.

>Satu Tahun
Tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh Anda. Anda yang sewaktu hidupnya cantik, gagah, ganteng, kaya dan berkuasa, sekarang hanyalah tumpukan tulang-belulang yang menyedihkan. Jadi apalagi yang mau di sombongkan orang sebenarnya...???

Kita tak membawa apapun ketika kita mati, yamh kita bawa adalah amal baik kita, maka berbanyak - banyaklah beramal selagi masih ada kesempatan, selagi nafas sebelum sampai di ujung tenggorokan...

Semoga tulisan ini bisa menjadi bahan renungan kita bersama dalam menjalani sisa - sisa umur kita.

QULLU NAFSIN - DZA IKHATUL MAUT...

Tiap -tiap bernyawa pasti mati... 

@bie Sabiella

18 Jan 2012

2 komentar:

  1. Merenung panjang membacanya
    Subhanallah, Innalillah
    Betapa kecilnya kita :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. sering merenenung berarti kita akan sering ingat dengan sang pemutus kenikmatan itu ( al maut )...

      Hapus