Minggu, 09 Desember 2012

DIAM, yang harus aku lakukan saat ini...


Ba' tertimpa gunung batu di wajahku
Malu..., sangat malu...

Aku malu dengan_MU ya Allah
Aku malu dengan diriku sendiri,
Aku malu pada semua orang...

Begitu hinanya diri ini,
Begitu rendahnya aku ini
Seperti seonggok sampah busuk yang hewanpun tak sudi menyapaku

Aku telah jatuh, Jatuh sedalam - dalamnya
Jatuh dalam kubangan kehinaan
Jatuh dalam lembah kenistaan
Jatuh dalam lumpur noda dan dosa

Hati kecilku berontak,
Menggugat atas kesalahan yang tengah aku lakukan,

"Hai laki - laki bejad...!!! ketahuilah, manis katamu tak cukup membuatmu menjadi manusia beradab...

"Hai laki - laki bodoh..!!! ingat, kepiawaianmu dalam berbicara tak mampu menjadikanmu sebagai sosok yang pantas tuk di ikuti...

"Hai laki - laki dungu...!!! sedikit ilmu yang kau punyai, sangat - sangat belum cukup untuk melabelimu sebagai orang baik...

"Engkau hanya pandai berdusta..., pandai berkata - kata, pandai memberikan harapan , tapi sesungguhnya engkau adalah NOL BESAR...

"Lebih baik engkau DIAM...! DIAM dan DIAM...!!! jika engkau ingin selamat...!

Semua orang mengganggapku orang baik, padahal tak ubahnya aku adalah sosok sampah yang tak mempunyai nilai se SEN pun...

Semua orang mempercayaiku, namun sejujurnya tak ubahnya aku hanya seorang pendusta ulung,
Semua orang takjub dengan penampilanku, padahal sesungguhnya aku seorang pembohong...

Aku tak akan menyalahkan siapapun,
Karena ini semua adalah murni kesalahanku...

Ya Allah...
Jangan abaikan hamba ya Robb...
Hamba inginkan Hidayah-Mu yang telah hilang dari genggamanku...
Hamba ingingkan belas kasih-Mu, bimbingan-Mu Ya Robb...

Lembah Nestapa, 101212
_Lelaki penuh dosa_



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar