Senin, 18 Februari 2013

Epilog Malam-ku...





Malam baru saja beranjak, jiwa jiwa lelah menuju peraduannya, tak terkecuali aku, pun akan segera menyusul mereka.

Aku lelah banget hari ini, organ - organ tubuhku tak berdaya, dadaku sedikit nyeri, mataku terasa panas dan,

Aku mulai mengingat - ingat sahabat - sahabatku satu persatu di belahan bumi ini, sesekali bibirku tersenyum ketika mengingat mereka yang lucu dan menggelikan, tapi aku juga mengerutkan keningku saat mengingat mereka yang menunjukan sesuatu yang tidak aku sukai...

Tiba - tiba wajahku muram, kemudian sedih, aku teringat beberapa sahabatku yang tengah di rundung duka, ada mereka yang sedang tertimpa musibah, terlilit hutang sampai di usir dari rumah kontrakannya, ada mereka yang sedang berjuang melawan sakit yang mereka derita dan  sahabatku yang lain ada  mereka yang tengah cemas menanti pasangan hidupnya dan penantian itu tlah berlangsung bertahun – tahun lamanya, mereka panik, ada yang putus asa karena di kejar usia yang makin merenta, gelisah, gundah dalam penantian panjangnya...

Ku doakan mereka semua, Semoga Allah segera menjawab munajad - munajad kalian di malam ini atau malam esok di pekan ini di bulan ini dan di tahun ini. Amiin...

Semoga setetes musibah yang sedang sahabat - sahabat derita akan memungkinkan engkau untuk merasakan lezatnya Hidayah Illahi. Karena seindah - indahnya hidup adalah ketika kita hidup di dalam naungan-Nya dan semalang - malangnya hidup adalah ketika kita hidup dan Allah berikan kita hidayah, namun kita kehilangan hidayah itu akibat kelalaian kita. Wa iyyadzubillah...


Rasa kantuk nyaris tak mampu lagi aku tahan, mulai ku pejamkan mataku perlahan, ingatanku mulai lemah, satu persatu kumaafkan sahabat, teman dan seluruh manusia yang ku jumpai hari ini, semoga aku dan kalian semua adalah masuk dalam kategori hamba - hamba yang di rahmati Allah dan di naungi dengan kasih - sayang-Nya...

Aku milikmu Ya Allah...
Aku hidup karena-Mu dan aku mati untuk-Mu
Pasti akan datang hari kematianku, dan tinggalah segala apa yang pernah ku tuliskan di sini…

Och…, andai setiap yang membaca tulisan ini berdoa untukku, agar aku selalu dalam hidayah-Nya, agar Allah ta’ala melimpahkam ampunan untukku serta memaafkan segala keburukan atas perbuatanku, tentu jiwa ini akan merasa senang saat menghadap-Nya…

"Yaa Ayyatuhan Nafsul Mutmainnah, Irji'ii Ilaa Rabbiki Radhiyatam Mardhiyah, Fadkhulii fii Ibadii Wadkhulii Jannatii."

"Wahai jiwa yang tenang.., Kembalillah kepada Robb-mu dengan hati yang ridha dan diridhoi-Nya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku. Dan masuklah ke dalam surga-Ku." ( Qs Al Fajr : 27-30).


بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا

 Bismika Allahumma "amutu wa "ahya

In Your Name , O Allah , I die and I live…

Mimpi indahlah sahabatku semua, aku mencintai kalian karena Allah...
Semoga dengan cinta ini, kita kan di pertemukan kembali kelak di Syurga-Nya. Amin...

Jkt, 18 feb 2013

Sahabat kecilmu
 ~Abie sabiella~

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar