Kamis, 21 Maret 2013

Mengelola Kegagalan...




Hiks…
Capek banget aku…
Maless…, mending tiduran ajah…
Buat apa capek – capek gini, nyatanya gak ada hasil…, yang ada gagal lagi, gagal lagi…
Ya Allah.., turunkan Rizqi-Mu padaku yang banyak, agar aku bisa hidup bahagia, senang dan bisa bantu orang lain…
Yakin, Engkau PASTI sayang aku..?! :(
Haduuuuh….!!!!!
--------------------

Keluh kesah semacam ini kerap kali kita dengarkan dari orang – orang terdekat kita, teman, sahabat maupun saudara…

Sebuah keluh kesah yang amat klasik yang terus ulang berulang dengan berganti – ganti aktornya…
Mengeluh dan patah arang dari sebuah kegagalan adalah sebuah sikap yang kurang bijak. Perlu kita ketahui bahwa kegagalan itu sebuah keniscayaan dalam perjalanan hidup seseorang, dan setiap orang mempunyai jatah atau bagian kegagalan itu, kalau tidak hari ini ya mungkin lusa, pekan depan atau tahun depan atau bahkan di masa yang akan datang, kegagalan jatahnya pasti akan ia temui dan hadapi.

Tidak ada orang yang selamanya gagal atau sebaliknya pun tidak ada seseorang yang selalu berhasil tanpa pernah gagal satu kalipun.

Kata sebagian orang bijak, “ Setiap orang punya jatah gagal, maka  Habiskan jatah gagalmu di masa mudamu…”

Artinya apa, jika kita gagal di masa – masa muda, kita masih punya energy yang cukup untuk kembali bangkit, bahkan gagal berkali – kalipun masih mungkin untuk mampu bangkit lagi, karena kita masih muda, power kita masih kuat, masih prima, berbeda dengan ketika kita gagal di usia udzur, maka jangankan untuk bangkit, membawa badan sendiri saja sudah lumayan payah.

MENGELOLA KEGAGALAN

Karena tidak satupun dari kita yang mampu “terlepas” dari resiko kegagalan maka di butuhkan sebuah kecerdasan mengelola kegagalan itu.

Kemampuan mengelola kegagalan inilah salah satu indikasi yang menentukan perjalanan sukses seseorang. Kenapa…? Karena kegagalan adalah ujian dari kesiapan anda mencapai tujuan.

Karena kegagalan itu merupakan anak tangga yang mesti di lewati setiap orang dalam menggapai tropi kesuksesan.

Kegagalan menyimpan banyak pelajaran berharga untuk perkembangan seseorang. Ingat…, kegagalan anda dalam menyikapi kegagalan, itulah kegagalan sejati anda. Karena anda akan di penuhi pikiran – pikiran negatif tentang apa yang terjadi tanpa mau menguak pelajaran dan peringatan yang menyertai kegagalan itu.

Lebih jauh lagi, ketidakmampuan anda menyikapi kegagalan akan membawa anda berfikir secara picik dan menyalahkan keadaan, bahkan menyalahkan Sang pembuat Rencana,dimana anda akan berasumsi bahwa Allah subhanahu wata’ala,  tidak berlaku adil terhadap anda, dan anda mulai resah, gelisah, galau, bahkan anda bisa melakukan percobaan bunuh diri, dan ini adalah level yang paling ekstrem, karena anda bisa menjadi kufur terhadap-Nya.

Pertanyaannya, Bagaimana menyikapi kegagalan secara tepat…?
Untuk menjawabnya, hal pertama dan utama yang harus di lakukan adalah, dengan mengenali lebih dekat tentang kegagalan, arti kegagalan, hakikad kegagalan dan kenapa bisa terjadi kegagalan itu. Ketika anda telah memahami makna kegagalan itu, maka secara otomatis atau dengan sendirinya anda akan memposisikan kegagalan itu sebagaimana porsinya, dan bahkan anda mampu menjadikan kegagalan itu menjadi sebuah motivasi kuat untuk terus memacu potensi diri anda…

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“ Karena sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan” (Qs. Al Insyirah : 5 )

Gagal itu biasa, tapi bangkit dari kegagalan, itu baru luar biasa...!!!

Semangat…

SUKSES UNTUK ANDA…

Jkt, 22 Maret 2013
Abie sabiella

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar