Jumat, 12 April 2013

PERGI-mu SAHABAT




Sahabat…,
Tak terasa waktu telah mengantarkan kita ke satu titik pemahaman,
Bahwa di jagat fana ini tak ada yang sempurna dan tak ada pula yang abadi,
Semuanya bisa berubah, segalanya bisa berakhir ,

Kini saatnya kita harus berjalan sendiri – sendiri,
Membawa diri kita masing – masing…
Kau berjalan dengan takdirmu, sementara aku melangkah dengan keyakinanku,
Menapaki garis – garis takdir yang telah Allah tetapkan untukku…

Asa tak mampu lagi satukan langkah kita,
Nasehat, Sumpah serapah tak lagi befaedah apa – apa,
Karena kita tlah terbelenggu di ruang yang berbeda…

Ketika kebersamaan menjadi langka,
Ketika canda tawa begitu berharga

Sahabat…
Smoga waktu tak melupakan kita,
Kita pernah bersama,
Kita punya cerita,
Kita pernah punya mimpi yang hebat…

Saat kau tak ada lagi di sini,
Saat gerimis hening menyelimuti ruang malamku,
File – file masa lalu terbuka kembali,
Kemarin kau masih di sini,
Pekan lalu kau masih bersamaku,

Tapi hari ini…
Kau telah pergi,
Kau tinggalkan aku bersama kabut senja,
Kau berpaling dariku saat aku belum berarti apa – apa…

Sahabat..,
Smoga kau temukan mimpimu,
Mimpi yang dulu pernah kau ceritakan padaku,
Mimpi tentang indahnya masa depan, tentang manisnya sebuah perjuangan…

Sahabat,
Tapi semuanya telah hilang, telah sirna…
Kau telah pergi, dan yang tersisa hanya tetesan air mata…

Bersama gerimis malam yang hening,
Tebet City,  12 April 2013
Kang Abie

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar