Senin, 08 Juli 2013

Masa dan Nafas Ramadhan...



Dan tahukah kita,
Bahwa setiap hembusan nafas ada dzat yang bernama "Masa"

Begitu berlalu, ia tak akan pernah kembali...

Dan ia pun adalah Nafas, sekali kita hembuskan, ia akan segera pergi karena kita akan segera menghirup nafas yang baru...

Ketika kita sadari, bahwa masa mustahil untuk terulang kembali sebagaimana hembusan nafas yang tak dapat kembali setelah terhembuskan,


Maka, seharusnya kita mengisi masa - masa itu dengan kebaikan - kebaikan, dengan semua hal yang di cintai Allah, dengan semua apa - apa yang mampu membuat semakin mendekatkan diri kepada Allah.., dan mengingat-Nya di setiap hembusan nafas kita...


Dan kita mesti menjadi orang yang pertama dalam perkara kebaikan dan menjadi yang terakhir bila di dapati ada keburukan dalam diri kita...


Dengan demikian setiap masa yang berlalu, setiap nafas yang terhembus, di sana ada mengingat Allah, karena  sesungguhnya masa dan nafas kita ini adalah milik-Nya, milik Allah Jalla wa ala...


Dan,

Nafas sarat makna,
Nafas penuh hikmah,
Nafas bertabur manfaat,
Nafas bernilai pahala itu,

Ia-lah nafas - nafas para ahlus-syiam, para penggiat Ramadhan, sebagaimana sabda Beliau  shallallahu ‘alaihi wa sallam,


Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ



“Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.”[HR. Muslim no. 1151].

Bau mulut orang yang berpuasa mempunyai keutamaan karena mereka adalah hamba - hamba  yang sabar dalam menahan diri dari berbagai godaan dan merekalah calon - calon pembawa Toga ketaqwaan, karena merekapun akan mendapatkan ampunan atas dosa - dosanya dari Robbnya.


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ


”Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni”. (HR. Bukhari dan Muslim)


Selamat menunaikan Ibadah Shaum sahabat...


Tebet City, 1 Ramadhan 1434H
Abie Sabiella

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar