Selasa, 15 April 2014

Berbuat Baiklah...



Suatu hari, ada dua orang sahabat menghampiri sebuah toko untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata melayani dengan sangat buruk. Mukanya asem dan cemberut. Salah seorang diantaranya jelas jengkel menerima layanan seperti itu.

Yang mengherankan, sahabatnya tetap enjoy, bahkan bersikap sopan kepada penjual itu. Lantas temanya bertanya kepada sahabatnya,

“Hei.. Kenapa kamu bersikap sopan kepada penjual yang menyebalkan itu?”

Sahabatnya menjawab, “Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak..?  kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain.”

 “Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali,” bantah temanya. (Ia masih merasa jengkel).

“Yaaa,  itu urusan dia,  mau bad mood, gak sopan, dan melayani dengan buruk, atau yang lainnya, toh itu nggak ada kaitannya dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita dooong..., Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri kita ini, bukan orang lain.”

Sahabat…,

Tak jarang perilaku kita kerap-kali dipengaruhi oleh tindakan orang lain. Kalau mereka melakukan hal yang buruk, kita akan membalasnya dengan hal yang sama atau bahkan tak jarang justru dengan hal yang lebih buruk lagi. Jika kita di perlakukan tak sopan , kita balas lagi dengan prilaku serupa. Jika ada  orang yang pelit terhadap kita, kita yang semula pemurah tiba-tiba jadi sedemikian bahil kalau harus berurusan dengan orang itu. Bahkan ada ucapan " jika dia berbuat baik aku bisa berbuat lebih baik, tapi jika dia jahat aku bisa lebih kejam".

Subhanallah…

Mengapa tindakan kita harus dipengaruhi oleh orang lain..?
Mengapa untuk berbuat baik saja, kita harus menunggu diperlakukan dengan baik oleh orang lain dulu..?

Hal yang terpenting bagi kita adalah untuk menjaga suasana hati. Jangan biarkan sikap buruk orang lain kepada kita menentukan cara kita bertindak..!

Berbuat baiklah atas dasar kesadaran bukan karena pengaruh pihak lain, karena sejatinya jika kita berbuat baik, tidak lain adalah kita berbuat baik untuk diri kita sendiri...


إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ ۖ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا 

Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri,..

Yang si sebut “Pemenang kehidupan” adalah orang yang tetap sejuk di tempat yang panas, yang tetap manis di tempat yang sangat pahit, tetap tenang di tengah badai yang paling hebat, serta yang menjadi penerang ditengah kegelapan…

~Abie Sabiella~

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar