Minggu, 18 Januari 2015

SIAPKAN JAWABAN KITA


Suatu hari Imam di sebuah masjid dalam renungan Jumatnya berkata: 

"Mungkin kau tak tahu di mana rizqimu,
Tapi rizqimu tahu di mana engkau.

Dari langit, laut, gunung, & lembah, Allah memerintahkannya menujumu.

Allah berjanji menjamin rizqimu,
Maka melalaikan ketaatan padaNya demi mengkhawatirkan apa yang sudah dijaminNya adalah kekeliruan berganda.


Tugas kita bukan mengkhawatirkan rizqi atau bermuluk cita memiliki; melainkan menyiapkan jawaban "Dari Mana" & "Untuk Apa" atas tiap karunia.

Betapa banyak orang bercita menggenggam dunia; dia alpa bahwa hakikat rizqi bukanlah yang tertulis dalam angka; tapi apa yang dinikmatinya.

Betapa banyak orang bekerja membanting tulangnya, memeras keringatnya; demi angka simpanan gaji yang mungkin esok pagi ditinggalkannya mati.

Maka amat keliru jika bekerja dimaknai mentawakkalkan rizqi pada perbuatan kita. Bekerja itu bagian dari ibadah. Sedang rizqi itu urusanNya.

Kita bekerja untuk bersyukur, menegakkan taat & berbagi manfaat. Tapi rizqi tak selalu terletak di pekerjaan kita; Allah taruh sekehendakNya.

Bukankah Hajar berlari 7x bolak-balik dari Shafa ke Marwa; tapi Zam-zam justru terbit di kaki Ismail, bayinya...? 

Ikhtiar itu sebentuk perbuatan, dan Rizqi itu kejutan.
Ia kejutan untuk disyukuri hamba yang bertaqwa, yang datang dari arah tak terduga.
Kewajiban kita, tempuh dengan jalan yang halal, dan Allah lah yang melimpahkan karunia itu.

Sekali lagi; yang terpenting di tiap kali kita meminta & Allah memberi karunia; jaga sikap saat menjemputnya & jawab pertanyaan-Nya, "untuk apa?"

Betapa banyak yang merasa memiliki manisnya dunia; lupa bahwa semua hanya "hak pakai" yang halalnya akan dihisab & haramnya akan di'adzab.

Dengan itu kita mohon petunjuk ke jalan orang yang diberi nikmat ikhlas di dunia & nikmat ridhaNya di akhirat. Bukan jalannya orang yg terkutuk apalagi jalan orang yg tersesat.

Maka segala puji hanya bagi Allah; hanya dengan nikmatNya-lah maka kesempurnaan menjadi paripurna".

اللهم اكفني بحلالك عن حرامك واغنني بفضلك عمن شواك

"YA ALLAH CUKUPKAN AKU DG YG HALAL HINGGA TIDAK BUTUH KEPADA YG HARAM DAN CUKUPKAN AKU DG KARUNIA-MU HINGGA TIDAK BERHARAP KPD SELAIN-MU"

اللهم حاسبني حسابا يسيرا

" YA ALLAH HISABLAH AKU DG HISAB YG MUDAH "

Untuk sahabat Oase Kehidupan,

~abie sabiella~

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar