Senin, 27 Februari 2012

.:: JADILAH ORANG YANG PALING BAHAGIA ::.



Jadilah orang yang adil, jangan hidup dalam lamunan, tetapi hiduplah dalam kenyataan…
Karena jika tidak, engkau menuntut dari manusia apa yang mereka tak mampu lakukan…

Hiduplah biasa-biasa saja!
Jauhilah kemewahan dan foya-foya…
Karena setiap kali jasad bermewah-megah, saat itu juga jiwa terkekang…

Lihatlah kepada orang yang ada di bawahmu..!
Di bawahmu dalam hal badan, rupa, harta, rumah, pekerjaan dan keluarga…
Agar engkau sadar bahwa engkau berada di atas jutaan orang…

Kunjungilah rumah sakit agar engkau tahu nikmatnya sehat…
Kunjungilah penjara, agar engkau tahu nikmtanya bebas…
Dan rumah sakit jiwa, agar engkau tahu nikmat akal…
Jangan kira bahwa kehidupan itu telah sempurna dimiliki oleh seseorang…

Ada yang memiliki rumah, namun tidak mempunyai mobil…
Ada yang memiliki istri tapi tak punya pekerjaan…
Ada yang memiliki nafsu makan tapi ia tak punya makanan…
Ada yang punya makanan tapi tak boleh makan..!
Jika terjadi musibah atau kesulitan menimpamu…

Maka berbahagialah dengan hari yang sedang kau jalani itu…
Karena ia sedang meringankan dan mengurangi umur musibah dan kesulitan yang menimpamu…
karena musibah dan kesulitan juga memiliki umur seperti umur manusia…
Dan ia tidak akan melampaui umurnya…
Orang yang di pagi harinya merasa aman, sehat dan memiliki makanan untuk hari itu, seolah-olah dunia adalah miliknya…

Makanan adalah kebahagiaaan sehari…
Tamasya adalah kebahagiaaan seminggu…
Pernikahan adalah kebahagiaaan sebulan…
Harta adalah kebahagiaaan setahun…
Iman adalah kebahagiaaan sepanjang umur…

Antara dirimu dan orang kaya hanya satu hari…
Adapun hari kemarin, mereka tidak lagi merasakan kenikmatannya…
Hari esok, bukan milik saya dan bukan pula milik mereka…
Mereka hanya memiliki satu hari…
Sungguh waktu yang sangat singkat…

Rezekimu lebih tahu tempat keberadaanmu dari pada dirimu mengetahui tempat rezekimu…
Ia mengejarmu seperti bayanganmu mengejar badanmu…
Engkau tidak akan mati sampai engkau menghabiskan jatah rezekimu…

Mengapa engkau memikirkan yang tidak ada dan tidak mensyukuri yang ada…
Engkau lupa nikmat yang engkau rasakan sekarang ini…
Merasa sedih dengan nikmat yang masih tidak ada di hadapanmu…
Engkau iri kepada orang lain, sementara melupakan apa yang kau miliki…

Orang buta berharap dapat melihat semesta…
Orang tuli berharap mendengar suara…
Orang bisu berharap mengucap kata…
Orang lumpuh berharap bisa melangkah…


Sedangkan engkau, engkau bisa melihat, mendengar, berbicara dan melangkah!!!


Dari buku: “Hattâ Takûna As`adan Nâs”, karya Syaikh `A’idh Al-Qarni

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar