Selasa, 08 Mei 2012

Tanpamu...



Malam ini,
Aku kembali tersudut di ruang sempit ini
Aku termenung
Mengingat kembali kejadian kemarin…

Setetes demi setetes
Air mata itu mulai jatuh
Rasa yang tak dapat aku ungkapkan
Hanya dapat ku pendam
Di ruang hatiku yang terdalam…

Ku melampiaskan semua itu di goresan ini,
Seolah tak ada yang mengerti perasaanku
Semua menyalahkanku,
Semua menyudutkanku…
Aku coba berdiri dan melangkah
Dan kulupakan semua bayang – bayang itu,
Namamu tak ada lagi,
Senyum-mu tlah ku lupakan sejak kemarin
Dan bayang wajahmu tlah ku simpan di atas awan Yang aku enggan tuk mengambilnya lagi..

Mengapa aku harus membencimu,
Mengapa juga aku harus menjauhimu,
Aku gak ingin menemukan jawaban itu,
Yang pasti ini adalah pilihan
 yang menurutku tak ada opsi lain

Jujur,
aku bukan tipe orang 
yang gampang serta merta membenci seseorang,
Apalagi orang yang telah ku kenal baik sebelumnya…

Hmmm…,
ku tersenyum sendiri,
tanpa makna, tanpa kesan…
Aku mulai gak ngerti,
Dengan sikap orang – orang di sekitarku,
Semua menuntut sebuah pengertian, 
Tapi tak ada yang pernah memberkan pengertian…

Okey lah,
Aku akan diam dan terus diam 
sampai waktu yang gak di tentukan,
Aku tak butuh kepedulian siapapun,
Karena aku masih punya Allah Robbul izzati wal jalalah,
Bersama-Nya ku dapatkan semuanya…

Aku gak butuh kamu…
Gak perlu engkau…
Dan gak inginkan dirimu,
Karena aku telah bersama-Nya…

@bie Sabiella
Lembah Penantian Abadi, 080512

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar