Kamis, 25 April 2013

ANALOGI RUBBUBIYAH...



Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan  merapikan brewoknya.  Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.

Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik  membicarakan dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Allah. 

Si tukang cukur bilang,”Saya tidak percaya Allah itu ada”.
“Kenapa kamu berkata begitu ???” timpal si konsumen.

“Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, dijalanan itu…. untuk membuktikan  bahwa Allah itu tidak ada. Katakan kepadaku jika Allah itu ada,

"Mengapa ada orang yang sakit...?"
"Mengapa juga ada anak - anak terlantar...?" 

Jika Allah ada, tidak akan ada orang yang sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan Allah Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi.

”Si Konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat. Sementara si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur. 

Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar ”mlungker-mlungker-istilah jawa-nya”, kotor dan bulu wajahnya tumbuh liar yang mengidikasikan tidak pernah dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.

Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata,” Kamu  tahu tahu nggak ,sebenarnya TUKANG CUKUR ITU TIDAK ADA”, Si tukang cukur tidak terima,” Kamu kok bisa bilang begitu..?” Saya disini dan saya tukang cukur, dan barusan saya  mencukurmu!” “Tidak!” elak si konsumen.

 “Tetap saja saya bilang Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika  ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan tak teratur seperti orang yang diluar sana”, imbuh su konsumen.

 “Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!” saya buktinya, sanggah si tukang cukur.“Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya”, jawab si tukang cukur membela diri. 

“Cocok...!”kata si konsumen menyetujui.”Itulah point utama-nya..! Sama dengan ALLAH,  ALLAH itu ADA !, Tapi apa yang terjadi…orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.

”Si tukang cukur terbengong !!!!

_____________________________

ADANYA KETIDAKTERATURAN HIDUP, KEGELISAHAN DAN TERASA BERATNYA PROBLEMATIKA HIDUP, ITU DI KARENAKAN ADANYA KE-ENGGANAN MEREKA UNTUK MENDATANGI ALLAH JALLA WA ALA...

Tebet City, 25 April 2013
abie sabiella



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar