Senin, 04 Februari 2013

"Mau di bawa kemana hidup anda..?"

Tidak adanya rencana dalam kehidupan akan menyebabkan sikap mental yang reaktif, dalam artian ketika ada masalah, baru mengambil tindakan.

Sikap seperti ini cendrung melahirkan tindakan yang tergesa - gesa, yang pada akhirnya tindakan yang terburu - buru ini membuahkan hasil yang kurang baik bahkan cendrung berpotensi  gagal.

Maka pentingnya membuat rencana kehidupan. Anda tentu tidak ingin terjebak dalam sebuah lingkaran syetan bukan...?

Sebenarnya mudah saja, tinggal segera rencanakan hidup anda dan anda mulai dengan menjawab pertanyaan berikut ini;

"Mau di bawa kemana hidup anda..?"

Membuat perencanaan hidup merupakan bagian dari mensyukuri nikmat Allah jala wa ala, betapa tidak, begitu banyaknya nikmat Allah yang di karuniakan pada kita seperti indahnya hidup saat ini, akankah kita menjalani karunia hidup ini hanya dengan sekedar mengalir begitu saja..?

Beberapa rekan mencoba melontarkan sebuah pertanyaan kepada para aktifis dakwah, kepada mereka yang sering menghadiri kajian - kajian keilmuan, kepada mereka yang konsentrasi di majelis - majelis dzikr, dari sebuah pertanyaan yang bertajuk, " Apa yang menjadi tujuan hidup anda..?", di peroleh jawaban di antaranya, "Ingin menggapai Syurga-Nya", yang lain lagi menjawab," Ingin mencari ridho Illahi", dan sebagian yang lain lagi menjawab, "Ingin mengharap perjumpaan dengan-Nya", dan jawaban - jawaban senada lainnya. Mereka begitu yakin dengan jawaban itu dan memang sangat beralasan.

Tapi coba pertanyaan yang sama kita lomtarkan ke komunitas selain mereka, kira - kira jawabannya apa..?

Ternyata tidak sedikit yang memberikan jawaban dengan satu kalimat, "TIDAK TAHU", Miris dan memprihatinkan, manusia hidup tanpa tahu akan kemana ia menjalani hidup ini.

Banyak persoalan hidup yang tidak menemukan solusinya di akibatkan tidak adanya kejelasan pola hidup yang memang berawal tidak adanya perencanaan hidup yang pada akhirnya tidak terdeteksinya tujuan hidup seseorang.

Mencoba merenung sejenak, ternyata menjalani hidup tanpa ada perencanaan hidup yang jelas bisa menjadi permasalahan dunia dan akhirat.

Dari permasalahan dunia saja, jika anda tidak mapan secara finansial bisa membuat anda mempunyai banyak hutang. Terlebih lagi masalah akhirat, jika anda tidak memiliki perencanaan dan tujuannya maka anda akan segera kehilangan sesuatu yang sangat berharga dalam hidup anda, yakni RUH kehidupan anda itu sendiri, anda akan menjalani kehidupan secara datar, hambar dan miskin makna hidup, sekalipun anda hidup bergelimang harta - benda. Dan selanjutnya anda akan tersesat dan menyesal di penghujung kehidupan anda.

Rasanya belum terlalu terlambat untuk segera berbenah, menyusun sebuah rencana kehidupan, selagi anda mau dan mencobanya maka mimpi buruk kehidupan yang menakutkan itu tidak akan terjadi. Insya Allah...

Kemauan untuk menerima tanggung jawab sebagai pribadi atas kehidupan anda adalah langkah raksasa yang harus di ambil untuk berpindah dari kehidupan yang hanya sekedar mengalir ke bentuk kehidupan yang berpola, terencana dan memiliki tujuan yang jelas.

Jadilah sosok pemimpin yang mampu mengambil sebuah tanggung jawab, tanggung jawab atas kehidupan anda dan kehidupan orang - orang yang anda pimpin.

Rasulullah Shalallahualaihi wassalam bersabda;

كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْؤُوْلٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

“Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan ditanya tentang apa yang dipimpinnya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari hadits Ibnu Umar Radhiallahu'an)

Karena kendali hidup anda ada di tangan anda sendiri, tanpa kemauan ini kecendrungan anda hanya akan mengkritik, mengeluh dan menyalahkan pihak lain atas problematika kehidupan anda, padahal kesalahan ada pada diri anda sendiri.

Sebelum anda mengambil tanggung jawab atas kehidupan anda mula - mula anda akan melihat diri anda sebagai korban, namun setelah itu anda akan melihat diri anda sebagai pemenang.

Qadar Allah, sudah Allah subhanahu wata'ala tentukan, tapi perencanaan kehidupan, kitalah yang tentukan...


يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (Qs. At-thahrim : 6 )

Semoga bermanfaat, untuk kehidupanku dan untuk kehidupan para sahabatku semua.

Barakallahufiekum...

Jkt, 4 Februari 2013

Abie Sabiella

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar