Jumat, 29 November 2013

HARUSKAH aku hidup TANPA cemburu…?



Aku cemburu bukan tanpa alasan,
Dasarnya karena aku mencintaimu, menyayangimu dan bertanggung jawab atas kehidupanmu.

Aku cemburu bukan mengada – ada, karena ada factor yang membuatku cemburu, dan itu kau ketahui.

Aku cemburu bukan untuk mencari masalah, bukan untuk menyudutkanmu.
Aku cemburu karena aku merasa masih mempunyai kehormatan, aku masih mempunyai harga diri, sehingga aku tidak akan rela jika ada tanaman yang tumbuh di ladangku tanpa seizinku…

Aku tidak akan membiarkan rumput ilalang liar itu menumbuhi tanah garapanku, sementara aku masih hidup…

Dan aku cemburu karena aku laki – laki yang masih mempunyai IMAN, sekalipun amatlah tipis.

Ketahuilah Anggrek Kokoh-ku…,
Salah satu sifat laki – laki yang baik (beriman) adalah mempunyai rasa Cemburu, dan itu sebagai Isyarat bahwa ia mempunyai rasa Cinta, dan Dien (agama) kita membenarkan itu dan membenci sebaliknya, seorang laki laki yang tidak mempunyai rasa cemburu.

Dari Ibnu Mas’ud Radhiallahuanhu, berkata Sa’ad bin Ubadah; “Jika ketahuan seorang laki – laki bersama istri saya, maka akan saya penggal lehernya sebagai tebusannya”, Bersabda Rasulullah Shalallahualaihi wassalam; “Herankah kalian dengan cemburunya Sa’ad..? Ketahuilah, Aku lebih cemburu daripadanya, Demi Allah, aku cemburu karena kecemburuan Allah terhadap kekejian, baik secara terang – terangan maupun secara sembunyi – sembunyi”. (HR. Bukhari).

Sebagai pribadi mukmin, sangat wajar aku memiliki rasa cemburu bahkan wajib baginya tiap – tiap mukmin.

Bukahkan seseorang yang tidak memiliki sama sekali rasa cemburu di sebut sebagai laki – laki DAYUTS…?

“Tiga gologan yang tidak akan masuk syurga dan Allah tidak akan melihat mereka pada hari kiamat, orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki, dan dayuts.” (HR. Nasa’i 5 :80-81; Hakim 1: 72, 4 : 146, Baihaqi 10 : 226 dan Ahmad 2 : 134).

Apa itu DAYUTS…?

Dayuts  yaitu : Seorang kepala rumah tangga yang membiarkan kejelekan atau kerusakan dalam rumah tangganya. (Fathul Bari 10 : 401).


Dayuts juga ditafsirkan oleh ulama : orang yang tidak cemburu terhadap istrinya.
Karena tiadanya rasa cemburu, akhirnya nampaklah perbuatan-perbuatan yang mengotori rasa malu dan melemahkan muru’ah (wibawa) sebagaimana perbuatan wanita-wanita jahil zaman sekarang.


Itulah DAYUTS, Sebuah label yang sangat menghinakan dan mengerikan bagi seorang laki – laki, karena ancamannya adalah di HARAM-kan ia memasuki syurganya Allah Jalla wa ala.

Dan seburuk apapun aku saat ini, aku tak ingin menyandang gelar itu, aku masih mempunyai rasa cemburu, sekalipun engkau tak suka dengan cemburuku itu, aku akan tetap pertahankan karena itu harga diriku, kehormatanku dan statusku sebagai laki – laki mukmin.

Jangan paksa aku hidup tanpa Cemburu…
Jangan salahkan aku ketika aku cemburu,

Mestinya engkau bangga dengan adanya kecemburuanku, yang berarti aku masih peduli, aku masih mempertahankanmu, aku masih menjaga kehormatanmu…

Andai aku Cuek,
Andai aku tak perduli lagi padamu, tentu kehinaanlah yang bakal kita terima cepat ataupun lambat…

Sabda Rasulullah Shalallahualaihi wassalam dari Abu Hurairah : " Allah itu pencemburu dan seorang mukmin juga pencemburu, Kecemburuan Allah itu bila ada seorang hamba datang kepada-Nya dengan perbuatan yang diharamkan-Nya. (HR. Bukhari).

Maaf,
Aku akan tetap selalu Cemburu…

Kota tua, 25 Muharram 1435 H

_Lelaki_pencemburu_

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar